Senin, 27 Oktober 2014

Pemkab Banjar Serius Tangani Kabut Asap. Pemerintah Kabupaten Banjar terus tingkatkan penanganan kebakaran hutan dan lahan yang telah menimbulkan kabut asap, yang saat ini di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan telah mencapai taraf mengkhawatirkan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Dinas Kehutanan, dan Satuan Polisi Pamong Praj a Kabupaten Banjar, bersama seluruh stakeholder,  bergabung dalam Apel Siaga Penanganan Darurat Kebakaran Hutan, Lahan dan Kabut Asap di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Di atas lahan terbuka milik Polisi Daerah wilayah Kalimantan Selatan, jalan Akhmad Yani Km 21, seluruh stakeholder aparatur daerah berkumpul untuk melaksanakan apel siaga penanganan darurat Kebakaran Hutan, Lahan dan Kabut Asap di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan.

Mengingat kabut asap sekarangt ini sangat meresahkan bahkan mempengaruhi aktivitas masyarakat dipagi hari, dimana ketika hendak berangkat ketempat kerja, sekolah, dan lainnya jadi terhambat akibat jarak pandang yang terhalang.
Kapolda Kalsel, Brigjend Polisi Drs. Mahfud Arifin, SH, dalam sambutannya mengatakan, kabut asap yang terjadi sekarang selain berdampak buruk terhadap kesehatan, juga dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi.
Dia menyebutkan, pada bulan Agustus lalu, titik api yang terpantau hanya 119 titik, namun pada bulan September melonjak tajam jadi 812 titik.
Menyikapi hal ini, Mahfud Arifin menghimbau agar masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah serta steakholder terkait, dalam menanggulangi permasalahan bencana kabut asap ini.

Kemudian Mahfud juga menegaskan akan menindak tegas para pelaku pembakar hutan maupun lahan dengan memberikan sanksi pidana dan denda hingga mencapai miliyaran rupiah.
Kegiatan yang diselenggarakan Kamis (25/9) ini, sebagai wujud nyata kepedulian dan partisipasi aktif Pemerintah Daerah, Kepolisian, TNI, beserta unsur terkait lainnya untuk bersatu padu mengatasi fenomena kabut asap yang terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan. []

0 komentar:

Posting Komentar